Plung!

Oleh: Andriyana

Blurb

Dia terlahir dengan kesadaran yang mengembang, sedemikian, dalam manzilah waktu.
Sebagai tai, ia takbisa membantah ketika menjadi sasaran kemarahan Belutijo walau ia sedikit pun tidak bersalah.
Miaubi mengusap wajahnya yang belang putih dan hitam sesudah kaki depan kanannya dijilatinya terlebih dahulu. Namun muram durja wajahnya belum lagi hilang.




Lihat selengkapnya