Blurb
Di sebuah lembah berhias bunga-bunga celosia, berdiri sebuah pondok kecil. Di sanalah Chelsea dan aku belajar mendengar dunia. Kami mengumpulkan buah, daun, cerita, dan kenangan. Aku yang dulu lupa bagaimana cara berhenti, akhirnya mulai berani memandang dan memperhatikan. Bersama langit senja, api unggun, dan sunyi malam, kami merangkai hidup dari hal-hal sederhana: air hujan, cahaya bintang, dan percakapan yang tak memerlukan kata, juga bahasa.