Possesive Twins!

Fiqih Tamir
Chapter #1

Hari Tanpa Ayah

      "Pa, tolong bertahan, buat aku, buat Lily, buat Trisha juga, pa, aku mohon," pinta Liam menatap Gito yang terkapar di matras rumah sakit dengan berbagai alat yang menancap di tubuhnya. 


***


     Beberapa jam sebelumnya.

     "Liam, hari ini jadi ikut papa, kan?" tanya Gito kepada Liam yang tengah bermain komputer di kamarnya. 

     "Jadi kok, pa, bentar lagi selesai ini," jawab Liam menghadap Gito, kemudian kembali menatap komputernya yang sedang memainkan Valorant.

     "Yaudah, papa tunggu di luar, ya," ujar Gito keluar dari kamar Liam. Tidak ada jawaban dari Liam, ia kembali fokus ke gamenya.


     Gito berjalan ke arah ruang tamu, ia menemui istrinya, Kathrina.

     "Gimana? Jadi ikut dia?" tanya Kathrina.

     Gito duduk di sebelahnya, "jadi kok, dia lagi main Valorant aja itu," jawab Gito menghela napas.

     "Kebiasaan banget dia main itu," ujar Kathrina.

     "Bukannya nurun dari kamu, ya?" ejek Gito sambil tertawa kecil ke arah Kathrina.

     Wajah Kathrina memerah malu, "ih, enggak, ya! Dia aja lebih tinggi ranknya dari aku dulu," jawab Kathrina.

     Gito hanya bisa tertawa kemudian menggeleng kecil. Mukanya berubah menjadi kebingungan saat mencari kedua anak lainnya—Lily dan Trisha.

     "Lily sama Trisha ke mana? Tumben gak keliatan," tanya Gito

     "Lagi di kamar Lily, si Trisha di ajak belajar sama dia, aku pun bingung kenapa dia mau," jawab Kathrina.

     "Owalah..."


***


     Beberapa menit kemudian

     Liam keluar dari kamarnya dengan pakaian yang sudah siap, "ayo, pa," panggil Liam kepada Gito.

     "Ayo, kamu yang bawa mobil atau papa?" tanya Gito.

     "Papa aja, aku ngantuk takut kenapa-napa," jawab Liam.

     Gito mengecup kedua pipi Kathrina, "aku pergi dulu, ya," ucap Gito menatap Kathrina.

     "Bilang juga ke Lily sama Trisha, takut mereka nyariin," lanjutnya.

     Kathrina tersenyum ceria, "iya, hati-hati kamu."

     "Hiti-hiti kimi," ejek Liam kepada kedua orang tuanya.

Lihat selengkapnya