Princess Adira & Gold Flower

zahro ikrima
Chapter #6

Chapter tanpa judul #6

Azan subuh berkumandang dari arah kota Bunga,yang tak terlalu jauh terdengar,suara malam dan dingin menemani datang nya fajar,suara jangkrik dan hewan kecil lainnya membunyikan suara,suara tersebut membangunkan 2 cewek yang tidur pulas di rumah Bintang.S,mereka membersihkan mata yang terkena kotoran mata,dengan sedikit mengucek pelan,dengan setengah kantuknya,lalu Dira duduk diam di kasur tersebut sembari mensisiri membereskan rambut yang berantakan,Bina jalan menuju kamar mandi untuk berwudhu yang masih menguap mengantuk,berjalan dengan rambut berantakannya,dikuti oleh Dira yang rambutnya sudah rapi oleh sisir,sambil setengah berlari,singkatnya mereka selesai sholat subuh,sudah bersih berganti pakaian rapi karena mandi,badan mereka pun segar kembali,dengan santai mereka berjalan keluar membuka pintu yang di kunci,di luar sudah ada Bintang.S dengan selimut di sofa yang sedang menonton televisi yang menayangkan iklan,Bintang yang mendengar ada yang datang menengok kearah mereka sambil memegangi selimut erat,yang ternyata 2 cewek itu yang sudah bangun

"Hei...selamat pagi di waktu subuh...kalian sudah sholat?,"Bintang.S dengan senyum mengembangnya

"Pagi,pangeran...sudah dong...BTW dimana Tatang?,"Bina sambil melihat sekeliling

"O...dia,biarlah dia sedang tidur...mari duduk,kita nonton bareng,seru banget tadi nonton berita Isriwil,"Bintang.S yang lalu mengarah ke televisi

"Pangeran,kakak....sorry ya...tapi aku kayak nya gak bisa ikut,aku sekolah hari ini...,"Dira dengan wajah datar

"Loh bukannya ini hari minggu?...,"Bina sambil mengangkat satu alis

"Mana ada...hari senin kak rose,udah deh, aku duluan pulang ya kak,"Dira sambil menuju keluar dengan melambai tangan kanan ke belakang

"Loh,terus aku pulangnya sama apa?yaudah deh pangeran Bintang,nanti sore saja ke perpusnya,bye,"Bina mengikuti Dira dengan sedikit berlari,yang lantai papan kayu yang berbunyi

"Bye...,"Bintang,S sambil menantap TV dengan santai

Singkatnya Dira sudah sampai di depan gerbang sekolah MTS Nur Karimah,di pun turun dan menaruh sepeda listriknya ke parkir sekolah,dan pelan-pelan memasuki halaman sekolah menuju bangunannya,suasana dipagi hari sejuk,tapi tak berangin,napasnya sampai membentuk asap putih yang dingin,ia kali ini sedang memakai sarung tangan tanpa kain jari,sambil memegang beberapa buku yang ia peluk,setelah sampai dipintu kelas,ia menaruh barang-barang nya seperti tas,sepatu di loker miliknya di depan kelas luar di samping,yang bertempelan beberapa stiker random yang cute,lalu ia memasuki kelas mebuka pintu perlahan,suasana sudah kotor oleh sampah kertas,dan debu,ia lalu mengambil sapunya di keranjang sapu dari luar kelas dekat dengan lokernya,dan mengambil serok sampah,lalu ia membersihkan kelasnya yang kotor itu,setelah selesai,ia menaruh alat pembersihan ke tempat semula, lalu duduk menunggu dengan perasaan lelah sehabis membereskan,sambil mengipas dirinya dengan kipas mini bertenaga listrik,lalu ia mengeluarkan alat tulisnya yang ia taruh di laci di atas meja dan menatanya,tak lama rombongan anggota kelas Vl sudah mulai berdatangan,petugas piket lain pun juga melaksanakan tugas mereka dengan baik,ada yang sudah duduk sambil membaca,bengong menikmati pemandangan di luar jendela,dan tidur di kelas di atas meja,akhirnya bel berbunyi masuk, semua murid pun sudah selesai melaksanakan tugasnya,mereka duduk di kursi meja masing-masing,guru yang saat ini seorang perempuan mendatangi kelas mereka,sambil mengucap salam di depan pintu,lalu guru duduk,ketua kelas melantunkan ayat,datang guru mengucap salam,murid-murid mengikuti salam yang diucap sang ketua kelas,lalu mereka duduk,tidak pakai lama,guru memanggil seseorang dari luar,menyuruh masuk kelas Dira,murid baru yang panggil pun masuk pelan,mengucap salam,murid yang melihat sontak terkejut dengan datangnya murid baru yang terlihat istimewa,yang terlihat berbeda dengan rambut hijau yang asli itu dengan mata yang mirip dengan Dira,Dira pun juga tak percaya dia datang, dengan murid baru itu yang ternyata,itu adalah Bintang.S

"Asslamulaikum,perkenalkan saya murid baru di sini,namaku Bintang.S,semoga kita berteman akrab,"Bintang.S dengan senyum tipis di hadapan seluruh umat manusia yang duduk

"S, itu apa nak?,"tanya guru dengan lembut

"Setia pada si dia,bu guru,"Bintang.S sambil menunjuk ke arah Dira

Semua Murid,dan guru pun melepaskan tawa,dari candaan Bintang.S yang Random itu,Dira terkejut dengan heran

"Baiklah anak-anak,berteman baik lah dengan dia,lucu ya anak-anak,"guru yang masih dengan nada tertawanya

"Nah ada bangku kosong,nak,kamu duduk di dekat Dira di belakang itu sementara,sepertinya,si prili sedang tidak masuk,"guru sambil menunjukan arahnya

"Baik buk,"Bintang.S lalu ia menuju bangkunya yang dekat dengan Dira

"Hei...kita bertemu lagi,"Bintang sambil melambaikan tangan yang sudah didekat Dira dengan senyuman pedsodent

"Pa_pangeran, bagaimana bisa sekolah sini?,"ucap Dira pelan yang menganga tercengang dengan datangnya Bintang.S

"Biasa aja...kan sama-sama sekolah juga,kita ini,"Bintang.S masih dengan senyum dengan santai duduk di kursi dekat Dira dan menaruh alat tulis yang di bawa nya

"Bukan itu maksudku,tapi pangeran itu di kalangan atas,memang kamu nyaman disini?,"Dira dengan senyum getir ucapnya pelan sambil mendengar perkataan guru yang mengajar

"Nyaman aja kok,biasa aja,karena aku jadi merasa lebih bebas...kalau tempat biasa,aku pasti sering di jaga ketat oleh pengawal,pelayan,sekolahku bukan seperti anak pada umumnya,karena aku dari pihak kerajaan,belajar ku lebih banyak dan ketat,dari cara salim,hormat,jalan,makan,minum,pamit,tutur kata,bahkan cara dansa,dan ya banyak lagi,aku lebih suka yang bebas saja,BTW,pelajaran apa hari ini?,"Bintang.S sambil membuka buku dan membuka tutup pulpen untuk menulis

Dira membalas dengan membut mulut membentuk O

"SBK,seni budaya dan keterampilan,"Dira yang turut ikut yang dilakukan Bintang.S tadi

Mereka pun menikmati pelajaran sambil menulis yang yang tercatat dengan hologram di papan digital itu,singkatnya pelajaran pertama selesai,bel berbunyi menggantikan pelajaran berikutnya,pelajaran hari senin yang kedua di kelas Dira adalah olahraga,Dira sebenarnya sedikit tidak suka dengan olahraga karena gaya senam yang kadang nyeleneh,senam bareng cowok dan gurunya adalah guru laki-laki yang buat manusia cewek ini canggung,ketika bel sudah berbunyi semua murid kelas 7A,keluar mengambil baju salin olahraga,yang akan di bawa ke toilet untuk berganti,Bintang.S yang baru masuk ternyata sudah langsung membeli pakaian nya,bau pakaian baru itu sedikit menyengat,mengundang hidung siapa saja yang lewat,yang sudah di campuri dengan farfum yang mewah yang khas cowok itu,yang harum,lalu lewatlah Dira yang sudah berganti pakaian mendahului Bintang.S

Lihat selengkapnya