PROTOKOL PENGHAPUSAN

N. Y. YONS
Chapter #32

Nama Tengah

"Bicara soal apa?" tanya Reza, tangannya masih di atas papan ketik, layarnya kini menunjukkan sembilan puluh tujuh persen.

Surya berhenti tepat di seberang terminal, jaraknya kurang dari dua meter. "Kamu tahu nama tengah anakmu," katanya, bukan pertanyaan. "Aku juga tahu. Aku selalu tahu, sejak kartu ucapan yang aku kirim enam belas tahun lalu."

Reza merasakan sesuatu yang dingin merayap di dadanya. "Apa hubungan kamu sama Rani?"

Surya menarik napas panjang, matanya untuk sesaat teralih ke arah lain.

"Tahun 1994, aku baru berusia sembilan belas tahun. Belum jadi siapa-siapa," katanya. "Ayahku, seorang perwira, punya kenalan di kementerian pendidikan. Waktu itu ada \'masalah\' di sebuah SMA, seorang siswi yang, menurut gurunya, terlalu berbahaya buat dibiarkan lanjut sekolah. Ayahku minta aku bantu urus administrasinya, sebagai latihan buat aku belajar gimana \'sistem\' sebenarnya bekerja di negeri ini."

Reza merasakan lantai di bawahnya seolah bergeser. "Kamu yang urus kepindahan Rani?"

"Aku cuma anak muda yang disuruh mindahin berkas," kata Surya. "Tapi aku inget persis rasanya. Betapa mudahnya. Satu tanda tangan, satu telepon, dan seorang gadis enam belas tahun lenyap dari sistem seolah dia enggak pernah ada. Enggak ada proses hukum. Enggak ada yang protes. Cuma selesai."

Lihat selengkapnya