Blurb
Di dalam kepala Larasati remaja, ia memimpikan pernikahan bak putri raja dengan kehidupan yang bahagia selamanya. Memiliki suami yang mewarisi ketampanan Nabi Yusuf, serta kelembutan hati seperti Nabi Muhammad. Namun naas, realita terkadang bertolak belakang dengan khayalan semu.
Siapa sangka, pernikahan yang diimpikannya bahagia, malah membuatnya berada di dalam kubangan api neraka. Dikerangkeng hingga sulit lepas. Suami yang seharusnya menjadi pelindungnya, justru menjadi alasan utama mengapa kerut di keningnya kian bertambah.
Dimulai pada saat mudik ke rumah orangtua Bagas, di tahun kedua pernikahannya. Kalau boleh meminta, Laras ingin melompati hari itu. Atau kalau bisa, Laras dibuat lupa ingatan saja.
Sakit yang dipendamnya bukan karena dibentak mertua atau dimaki-maki karena dianggap tidak becus menjaga anak. Tapi karena perkataan suaminya, Bagas Satriya, yang membuatnya malu di hadapan keluarga besar.
"Kalau saja orang tua kamu masih hidup, sudah dari dulu aku balikin kamu ke mereka." Begitu kalimatnya.
.
.
.
A Novel By
Indah Leony Suwarno