Blurb
"Selama lima tahun aku melarikan diri, aku lupa bahwa pintu yang kukunci dari luar juga mengurung mereka di dalam."
Lima tahun lalu, Arka Pradipta pergi meninggalkan rumah di pesisir Teluk Seroja setelah pertengkaran hebat yang menghancurkan hubungannya dengan sang Ayah. Ia memutus kontak, membenamkan diri dalam bisingnya Ibu Kota, dan bersembunyi di balik topeng kesuksesan.
Hingga sebuah pesan singkat tentang kondisi Ibunya yang kritis memaksa Arka melangkah kembali ke tempat yang pernah ia sumpah untuk dilupakan.
Namun, jalan pulang tak pernah mudah. Di ambang pintu rumah masa kecilnya, Arka tidak disambut hangat, melainkan oleh tatapan dingin Renata—adik kandungnya yang selama lima tahun ini dipaksa kedewasaan untuk menanggung segala beban, luka, dan kehancuran sendirian.
Di antara derit papan rumah kayu tua, desis mesin kopi kedai Dermaga Lama, dan ingatan-ingatan masa lalu yang terkuak, dua saudara yang terasing ini harus memilih: terus saling melukai dengan ego masing-masing, atau memberanikan diri untuk saling memaafkan dan menemukan kembali arti sejati dari kata "pulang".