Punchline Terakhir

Lestyo Haryanto
Chapter #6

05

Berkas-berkas berserakan di meja Arum yang sedang menatap layar laptopnya, sebagian besar isinya laporan otopsi dan catatan investigasi terkait kematian beberapa pejabat yang belakangan ini menghebohkan media sosial dan media massa. Pintu ruangannya diketuk dua kali sebelum terbuka. Seorang pria berkemeja rapi dengan wajah serius melangkah masuk.

“Ar, Komandan ingin bicara sama lo,” kata Rudi, rekannya sesama detektif.

Arum menghela napas, menutup dokumen di layar sebelum bangkit. “Kasus baru?”

Rudi tidak menjawab, hanya memberikan tatapan tajam. Arum segera mengerti bahwa ini bukan sekadar kasus biasa.

Di dalam ruang rapat yang remang-remang, Kompol Bram atasan mereka berdua, duduk di kursinya dengan ekspresi muka yang sangat serius. Sebuah layar di belakangnya menampilkan foto-foto korban yaitu tiga pejabat tinggi dengan penyebab kematian yang berbeda-beda, tapi semuanya tampak mencurigakan.

“Detektif Arum, saya ingin kamu dan Rudi menangani kasus kematian tiga orang ini secara langsung. Saya sudah bicara dengannya tadi,” suara Kompol Bram terdengar tegas. Arum melangkah maju, menatap gambar-gambar yang terpampang di layar.

“Apa ada kesamaan di antara mereka, Komandan?” tanyanya.

Lihat selengkapnya