Punchline Terakhir

Lestyo Haryanto
Chapter #33

32

Reza duduk diam di ruangan sempit yang hanya diterangi cahaya lampu temaram. Tangannya mengetuk meja dengan irama tak beraturan, pikirannya berputar lebih cepat dari sebelumnya. Fakta kalau seseorang telah mendahuluinya, membuatnya kaget dan terheran-heran.

Adrian Surya seharusnya menjadi miliknya. Pria itu telah lama masuk dalam daftar orang yang harus ia eksekusi, tetapi sebelum ia sempat menarik pelatuk, seseorang telah membunuh Adrian lebih dulu. Siapa?

Reza mengingat momen saat ia melihat siluet seorang penembak di gedung seberang. Gerakan orang itu cepat, nyaris profesional. Bukan orang sembarangan. Jika bukan polisi, siapa yang cukup berani melakukan ini?

Lihat selengkapnya