Punchline Terakhir

Lestyo Haryanto
Chapter #35

34

Televisi di ruang tamu menyala, menampilkan berita terbaru tentang kasus pembunuhan Adrian Surya. Ratna membelalakkan mata, napasnya tersengal melihat layar yang ada di depannya. Gambar buram dari kamera pengawas memperlihatkan sosok seorang pria yang mengenakan jaket hitam dan topi dengan tas besar di punggungnya, melarikan diri dari lokasi kejadian. Ketika video itu berhenti dan kemudian tampilan sosok itu di perbesar, di bawah layar, sebuah kalimat muncul dalam huruf kapital besar:

 

“TERDUGA PELAKU MASIH BURON.”

 

Jantungnya berdegup kencang. Ia mengenali postur dan cara berjalan orang itu. Hal yang dilihatnya barusan tak terasa asing baginya. Itu Reza. Tangannya gemetar saat meraih ponselnya. Dengan buru-buru, ia mencari nomor Reza dan menekannya. Ponsel berdering lama sebelum akhirnya diangkat.

“Bu?” Suara Reza terdengar serak, seperti seseorang yang tidak siap menerima telepon.

Ratna memegangi dadanya yang terasa sesak. “Reza..., kamu di mana?”

“Reza ada di apartemen, Bu,” jawabnya, mencoba terdengar santai.

“Jangan bohong!” suara Ratna meninggi, air mata mulai menggenang di sudut matanya. “Ibu lihat berita barusan. Ibu lihat berita di TV! Itu kamu, kan?”

Reza terdiam.

Ratna menggigit bibirnya. “Jawab, Reza!”

“Bu, jangan percaya semua yang ada di TV.”

“Jadi kau mau bilang itu bukan kamu?”

Lihat selengkapnya