Pura-pura Buta

rarapinku
Chapter #2

2. Hari pertama di kelas

Aku menatap bangku ketiga dari jendela. Sinar matahari pagi yang tipis menerobos masuk, menyinari butiran debu yang menari di udara. Dengan gerakan ragu, aku menurunkan tas, lalu menata buku-buku tulisku di atas meja yang permukaannya masih bersih tanpa coretan. Rasanya aneh berada di sini, di antara aroma buku baru dan bau pembersih lantai yang tajam. Tak lama kemudian, seorang anak laki-laki sebaya denganku datang. Ia menarik kursi di sebelahku, membuat bunyi decit yang sempat mengagetkanku. Ia duduk tanpa banyak bicara, namun kehadirannya langsung mengisi ruang kosong di sampingku. Aku hanya mengangguk pelan sebagai tanda sapaan yang canggung. Ia membalas dengan senyum tipis seolah berkata, “Aku juga sama bingungnya denganmu.”

Suasana kelas mulai riuh. Suara seretan kursi, tawa yang tertahan, dan bisik-bisik rahasia di antara anak-anak yang mungkin sudah saling kenal sebelumnya, memenuhi ruangan. Aku merasa seperti sebuah pulau kecil di tengah samudra yang ramai. Pintu kelas terbuka. Seorang wanita dengan pakaian rapi dan wajah yang teduh masuk ke dalam. Seketika, kebisingan mereda, meski belum sepenuhnya hilang.

"Selamat pagi, anak-anak. Saya Ibu Rina, guru wali kelas kalian." Sapanya lembut. Suaranya tenang, memberikan sedikit rasa aman di dadaku yang sejak tadi berdegup kencang.

Beberapa anak menoleh dengan rasa ingin tahu, sementara yang lain masih sibuk mengatur letak kotak pensil mereka agar terlihat sempurna. Aku menatap sekeliling. Rasanya memang masih asing, tapi keberadaan anak di sampingku entah bagaimana membuat beban di pundakku sedikit berkurang.

Ibu Rina mulai memanggil nama kami satu per satu. Ini adalah bagian yang paling mendebarkan. Aku meremas ujung bajuku, menunggu giliranku.

"Raka Arya Pratama." Panggil Bu Rina. 

Aku berdiri perlahan, merasakan mata teman-teman sekelas tertuju padaku selama beberapa detik. 

"Saya, Bu." balasku dengan suara yang syukurnya tidak bergetar. Setelah Ibu Rina mengangguk, aku duduk kembali. 

Lihat selengkapnya