Blurb
Tak semua goresan melahirkan rintihan.
Kadang, luka hanya meninggalkan sunyi—membiarkan sakit menetap tanpa suara.
Begitu pula manusia.
Banyak yang tampak baik-baik saja, padahal perlahan runtuh di balik senyumnya.
Dan bangunan pun sama,
retak perlahan tanpa bunyi, sampai akhirnya hancur dengan sendirinya.
Redam,
tentang mereka yang memilih diam meski hatinya berisik.
Tentang manusia yang terlalu sibuk menjaga perasaan orang lain sampai lupa menyelamatkan dirinya sendiri.