"Berapa lama lagi kamu berdandan, Ref??" tanya Om Dirga di balik pintu kamar Refa, berusaha menggedor-gedor pintu siswi SMA yang paling ribet sedunia.
"Iya, Om!! Sebentar lagi... Aku tadi nyari parfum hari Kamisku.."
Pria itu membelalakkan matanya. "P-parfum hari Kamis? Apa bedanya dengan parfum hari-hari lainnya?!"
Cklek!
Pintu kamarnya akhirnya terbuka. Raut sumringah dan bersinar itu sekarang berdiri tepat di hadapannya. Senyumnya melebar, meringis lebih tepatnya.
"Hari Senin, paling cocok pakai wangi mawar. Selasa, karena ada jam pelajaran olahraga, aku pakai parfum yang aromanya fresh and clean, Rabu.... "