Rahasia di balik pagar putih

Arifin
Chapter #7

#7 Peluru di Tengah Rahasia Keluarga Bab 8: Tembakan yang Mengubah Segalanya

Dor!

Suara tembakan menggema di dalam gudang tua.

Semua orang menjerit.

Ayah Arman terjatuh ke lantai sambil memegangi bahunya yang berdarah.

"Ayah!" teriak Arman dan Dina bersamaan.

Mereka berlari menghampiri ayahnya.

Sementara itu, sosok bertopi hitam yang melepaskan tembakan segera melarikan diri.

"Jangan biarkan dia kabur!" teriak Surya.

Arman menoleh sekilas, tetapi ia tak tega meninggalkan ayahnya yang terluka.

"Ayah, bertahanlah!"

Dengan napas tersengal, ayahnya menggenggam tangan Arman.

"Dia... dia datang lagi..."

"Siapa, Yah?"

Pria tua itu mencoba berbicara, tetapi suaranya melemah.

"Dia ingin... semua rahasia ini... terkubur selamanya."

Tak lama kemudian, suara sirene polisi terdengar dari kejauhan.

Ternyata Budi diam-diam telah menghubungi polisi sebelum datang ke gudang.

Sinta yang sudah dibebaskan dari ikatannya segera membantu menghentikan pendarahan di bahu ayah Arman.

"Pak, jangan menyerah. Ambulans sebentar lagi datang."

Ayah Arman memandang Sinta dengan mata berkaca-kaca.

"Kamu... selalu menolong keluarga kami."

Sinta tersenyum tipis.

"Keluarga seharusnya saling menjaga."

Beberapa menit kemudian, ambulans membawa ayah Arman ke rumah sakit.

Di ruang IGD, semua orang menunggu dengan cemas.

Arman duduk sambil memegang map rahasia yang diberikan Surya.

Ia masih tidak percaya bahwa ibunya pernah menyebabkan kecelakaan yang mengubah hidup keluarga mereka.

Lihat selengkapnya