Rahasia Olivia

Sartika Chaidir
Chapter #27

AYAH

"Arda.....Arda...." Teriaknya dalam isak tangis. Via tenggelam dalam kesedihan dan kekecewaan, hingga membuat ia tak bisa berpikir jernih. Via terdiam dan mencoba mengendalikan dirinya dengan memberikan oksigen pada jantungnya yang mulai sesak.

"Tenang Via, berpikir positif!" Katanya pada dirinya sendiri untuk memberikan energi positif pada dirinya sambil terus menghirup udara dalam-dalam dan menghembuskan perlahan.

"Jangan menyimpulkan apapun sebelum semuanya jelas." Lagi-lagi Via berusaha menenangkan dirinya.

"Aku harus ketemu Ayah! Supaya semua jelas." Kata Via.

***

Sedangkan Arda yang sedang mengambil sesuatu di kamarnya, terkejut ketika kembali ke ruang tamu dan tidak menemukan Via.

"Kamu dimana Vi?" Gumam Arda sambil mencoba mencari-cari Via di ruangan yang lain. Namun sosok Via tak dapat Arda temukan.

"Mbok Darmi!" Arda memanggil art yang bekerja di rumahnya hampir 15 tahun.

"Ya den." Jawab mbok Darmi yang tergopoh-gopoh menghampiri Arda.

"Via kemana ya mbok?" Tanya Arda yang terlihat bingung dan panik.

"Via?" Tanya mbok Darmi bingung.

"Perempuan yang tadi kesini sama aku." Arda mencoba menjelaskan.

"O..... tadi mbok liat lari keluar den." Jawab mbok Darmi.

"Keluar?!" Tanya Arda semakin bingung.

"Iya den." Jawab mbok Darmi.

Mendengar jawaban mbok Darmi, Arda bergegas mengeluarkan handphonenya yang berada disaku celananya. Arda mencoba menghubungi Via untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.

***

"Arda...." Seru Via ketika melihat dilayar handphonenya muncul nama Arda. Sesaat Via terdiam, Via belum siap untuk berbicara pada Arda. Alasan apa yang harus Via sampaikan pada Arda. Via sendiri belum yakin dengan apa yang ia lihat. Namun handphone Via terus bergetar, hatinya ingin sekali menghindar dan menghilang dari Arda. Via tak ingin menggores luka untuk Arda. Namun logikanya berkata lain, Via merasa semuanya harus jelas sebelum dia pergi. Agar hatinya tenang.

"Assalammualaikum." Kata Via ketika telah menerima panggilan telepon Arda. Via telah memutuskan untuk memperjelas semuanya. Mungkin lebih baik Arda juga mengetahui yang sebenarnya.

"Waalaikummusalam, kamu dimana Vi?" Tanya Arda khawatir.

"Aku enggak tau. Tapi aku belum jauh dari rumah kamu." Jawab Via mencoba menahan tangisnya.

"Ok, kamu shareloc sekarang. Jangan kemana-mana!" Pinta Arda.

Lihat selengkapnya