Raja Batu Vs Ratu Es

La_aLma
Chapter #8

(Flashback) Protektif Sang Ratu

Kejutan dari Ratu tempo hari benar-benar berganti dengan semangat yang berapi-api. Ternyata Raja begitu cepat belajar, hingga dirinya akhirnya berhasil terpilih menjadi salah satu tim inti dari ekskul basket sekolah mereka.

Demi mendukung impian tersembunyi sahabatnya, Ratu tidak pernah absen menonton di pinggir lapangan setiap sesi latihan, seperti sekarang sesi latihan di tambah untuk persiapan pertandingan pertama bagi Raja.

Setiap kali Raja selesai bermain basket, pemuda itu pasti akan langsung berjalan menghampiri Ratu dengan peluh yang membanjiri tubuh jangkungnya.

Sebelumnya, Ratu akan selalu menyodorkan sebotol air mineral dengan suhu normal dan selembar handuk kecil.

Lucunya, pemuda itu sering kali membiarkan handuk itu tanpa menerimanya dan menatap Ratu dengan mengangkat sebelah alisnya seolah bertanya 'maksudnya?'

Ratu menghembuskan napasnya cukup keras, gadis itu mengerti kalau pemuda bongsor ini sedang bersikap manja, Raja meminta Ratu untuk mengelap keringatnya.

Tanpa protes atau menunjukkan rasa jijik sedikit pun, Ratu tetap telaten mengelap setiap bulir keringat di tubuh Raja, kadang Ratu menjahili pemuda jangkung itu dengan mengeratkan sedikit handuknya ke leher Raja karena gemas.

Sejak saat itu Ratu tidak lagi menyodorkan handuk kearah Raja lagi dan hanya menyodorkan botol air saja.

Kali ini, Raja mengernyitkan dahi, menatap botol di tangan Ratu dengan pandangan memprotes. “Kenapa yang biasa? Gue lagi pengen air dingin, El?”

Padahal, Raja udah meminta Ratu membelikannya Air dingin kali ini. pemuda itu sedang kehausan setengah mati saat ini, dan ia sangat mendambakan air es yang segar dan dingin.

“Lebih sehat yang suhu normal,” sahut Ratu mutlak.

“Tapi sekarang gue lagi pengen yang seger, El,” bujuk Raja, sengaja memasang wajah memelas agar pertahanan Ratu luluh.

Ratu seketika menghentikan kegiatan mengelapnya. Ia langsung melotot tajam menatap Raja dari jarak dekat. “Nggak boleh!” potong Ratu galak dengan mata membelalak.

“Badan lo lagi panas abis olahraga, kalau disiram air dingin bisa beku aliran darah elo!” lanjut Ratu berapi-api.

Raja melongo sempurna, merasa heran sekaligus tidak habis pikir dengan logika ajaib yang bersarang di dalam isi kepala gadis di depannya. “Teori ngawur dari mana sih, El? Abis baca buku apa sih elo?”

“Teori gue! Mau apa lo?” tantang Ratu berani, langsung berkacak pinggang menatap lurus ke arah Raja tanpa rasa takut sedikitpun.

Padahal, alasan sebenarnya mengapa Ratu bersikap sekeras itu adalah karena ia tahu fisik Raja sama sekali tidak bisa berkompromi dengan air es.

Lihat selengkapnya