RANJANG GAIB : RITUAL KOLOGONDO

DW AMOUR
Chapter #1

1. Prolog

Jogja, Agustus 2002


​Pendingin ruangan di dalam ruang dosen itu berdesing rendah, namun hawa di sekitar meja kerja Arya Wijaya terasa membakar.


Dua tangan kekar dengan urat-urat yang menegang hebat mencengkeram selembar kertas tebal berbau harum melati. ​Sebuah nama tercetak dengan tinta emas yang berkilau di bawah temaram lampu meja.


Arli Wijaya & Andin Ayu Puspita


Jemarinya menekan begitu kuat hingga kertas bertekstur mahal itu remuk di dalam genggamannya. ​Napas Arya memburu, memutus keheningan ruangan yang dari riuh rendah mahasiswa di luar.


Sepasang matanya yang tajam menatap nanar nama wanita itu. Andin. Nama yang selama dua tahun ini menjadi candu sekaligus kutukan di dalam kepalanya.


Mahasiswi yang pernah dengan lancang menolak cintanya di kampus ini. Gadis yang dengan berani menatap matanya lalu berkata, "π‘€π‘Žπ‘Žπ‘“, π‘ƒπ‘Žπ‘˜. π‘†π‘Žπ‘¦π‘Ž π‘ π‘’π‘‘π‘Žβ„Ž π‘π‘’π‘›π‘¦π‘Ž π‘π‘Žπ‘™π‘œπ‘› π‘ π‘’π‘Žπ‘šπ‘–, π‘—π‘Žπ‘‘π‘– π‘‘π‘œπ‘™π‘œπ‘›π‘” π‘—π‘Žπ‘›π‘”π‘Žπ‘› π‘π‘’π‘Ÿπ‘ π‘–π‘˜π‘Žπ‘ π‘˜π‘’π‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘” π‘ π‘œπ‘π‘Žπ‘› π‘π‘Žπ‘‘π‘Ž π‘ π‘Žπ‘¦π‘Ž. π»π‘Žπ‘Ÿπ‘’π‘ π‘›π‘¦π‘Ž... π‘ π‘’π‘π‘Žπ‘”π‘Žπ‘– π‘ π‘’π‘œπ‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘œπ‘ π‘’π‘›, π΄π‘›π‘‘π‘Ž π‘šπ‘’π‘šπ‘–π‘™π‘–π‘˜π‘– π‘’π‘‘π‘–π‘˜π‘Ž."

Lihat selengkapnya