RAPAT:Rasa Paling Tahu

Yusuf Pradika
Chapter #22

Chapter BAB #22 Kata Pengantar Penulis

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Alhamdulillahirabbil 'alamin, segala puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, kesehatan, dan kesempatan sehingga novel RAPAT: Rasa Paling Tahu akhirnya dapat hadir di tangan para pembaca.


Novel ini lahir dari satu keyakinan sederhana: setiap keluarga memiliki cerita. Ada yang dipenuhi tawa, ada yang dihiasi air mata, dan ada pula yang penuh dengan kesalahpahaman yang akhirnya menjadi kenangan paling lucu untuk diceritakan kembali.


Melalui keluarga Omen, saya ingin mengajak pembaca melihat bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari kehidupan yang serba sempurna. Justru dalam rumah yang sederhana, dengan anggota keluarga yang saling mengejek, saling menyalahkan, saling mengingatkan, dan akhirnya saling memaafkan, tersimpan kehangatan yang sulit ditemukan di tempat lain.


Setiap bab dalam novel ini terinspirasi dari berbagai peristiwa yang akrab dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Mulai dari salah paham karena hal-hal sepele, gosip tetangga, tingkah lucu anak-anak, hingga kewaspadaan terhadap penipuan yang kini semakin beragam. Semua dikemas dalam balutan komedi keluarga agar pembaca dapat tertawa, sekaligus menemukan makna di balik setiap peristiwa.

Lihat selengkapnya