Rebutan Rumah Sewa

Oleh: Eny Andreas

Blurb

Sekar akhirnya menemukan rumah sewaan yang sempurna untuk menjalankan usaha kecilnya. Dapur luas, lingkungan tenang, dan yang paling penting, tidak ada ibu kos yang akan mengomel karena bau gorengan.

Sampai Dirga datang membawa koper dan kunci rumah yang sama.

Mereka sama-sama sudah membayar sewa setahun. Kontrak keduanya sah, sementara makelar yang menerima uang mereka menghilang bersama uang sewa.

Tidak ada yang mau mengalah. Tidak ada yang punya tempat lain.

Akhirnya, Sekar dan Dirga terpaksa tinggal serumah dengan aturan yang mereka buat sendiri. Dapur menjadi wilayah Sekar. Barang pribadi tidak boleh disentuh. Tidak boleh saling mengganggu. Dan tidak boleh ikut campur urusan masing-masing.

Semuanya seharusnya berjalan "normal".

Sampai para tetangga mulai mengira mereka adalah pasangan.

Untuk menghentikan kecurigaan, satu kebohongan pun keluar dari mulut Dirga tanpa berpikir panjang.

Dia mengakatakan kalau mereka sudah menikah.

Masalahnya, Sekar bahkan tidak tahu kapan mereka menikah.

Lihat selengkapnya