Reincarnated Beyond the World's Limit by Lazy Goddess

Lyneetra
Chapter #17

Shadows Over The Eastern Road

Garis fajar membiaskan warna merah keemasan di atas dinding batu benteng selatan Delvarn. Angin pagi berembus dingin menyusuri jalanan pemukiman barat, membawa aroma kayu bakar dan sup gandum hangat dari dapur rumah-rumah warga.

Kaito sudah selesai menata kamar sewanya di rumah lantai dua milik Clara.

Jubah pengembara cokelatnya terikat rapi di bahu, dompet kulitnya terpasang mantap di pinggang, dan tongkat kayu sederhananya tergenggam stabil di tangan kanan. Setelah berpamitan dengan Clara dan Henk di pelataran bawah, Kaito melangkah menuju lorong pasar pemukiman untuk membeli roti isi daging panggang seharga dua keping tembaga.

Sembari menikmati sarapan ringannya, Kaito melangkah santai menuju gedung Adventurer Guild.

Suasana di aula utama guild pagi ini terasa sangat berbeda dibanding hari-hari sebelumnya. Ketegangan yang tersimpan rapat selama berminggu-minggu terkait pembekuan rute timur Lumer mendadak mencetus di permukaan. Puluhan petualang berkumpul rapat di depan meja administrasi utama. Di sudut peta wilayah, beberapa perwira guild dan pengawal lapis zirah tebal tampak sibuk mencatat inventaris perbekalan tempur.

Kaito membelah kerumunan dengan tenang, mengarahkan jalurnya menuju konter administrasi.

Lysa sudah berada di sana lebih dulu. Pemanah wanita itu mengenakan zirah kulitnya yang rapi, berdiri di dekat konter dengan wajah yang memancarkan raut serius. Di sampingnya, Garrick berdiri dengan gada tebal bersandar di bahunya, sementara Mira tampak sibuk mencetak lembaran pengumuman darurat berstempel merah.

"Kaito, kau sudah datang," sapa Lysa begitu melihat kehadiran Kaito, suaranya terdengar lega meski tersirat beban.

"Selamat pagi, Lysa, Garrick, Mira," balas Kaito tenang sembari menganggukkan kepala. "Suasana aula ramai sekali pagi ini. Ada perkembangan baru dari Lumer?"

Garrick merendahkan intonasi suaranya, memajukan tubuh besarnya ke depan. "Tim investigasi gabungan Rank B yang menyisir kedalaman hutan utara Lumer baru saja kembali subuh tadi. Mereka menemukan sumber utama yang memaksa kawanan Direwolf dan monster perbukitan mendesak keluar ke jalan utama."

Kaito menatap Garrick dengan pandangan rasional. "Apa yang mereka temukan?"

"Sebuah sarang besar milik Shadow Stalker dan Blight Bear di area bekas tambang tua hutan utara," jawab Garrick tegas. "Monster-monster itu terinfeksi oleh riak mana liar yang memicu agresi berlebihan. Pimpinan guild memutuskan untuk melancarkan Misi Pembersihan Skala Besar mulai hari ini."

Mira meletakkan lembaran berkas darurat di atas meja konter. "Pemberitahuan resmi baru saja ditandatangani. Rute timur resmi dibuka kembali khusus untuk rombongan tempur gabungan. Guild memanggil seluruh tim petualang Rank D dan Rank E yang berpengalaman untuk bergabung dalam pasukan pembersih jalur."

Lysa menoleh ke arah Kaito, mata cokelatnya menatap Kaito dengan penuh kepastian dan kepercayaan. "Garrick dan grup seniornya bakal memimpin barisan pelopor Rank D, sementara tim kita ditawari posisi pengawal sayap kiri jalur logistik. Imbalannya dua ratus keping tembaga per tim."

Kaito mencerna rincian misi pembersihan skala besar tersebut secara cermat. Pergerakan bersama rombongan besar ke rute timur Lumer berada dalam pengawasan langsung para petualang senior. Sebagai pengawal sayap kiri jalur logistik, Kaito dan Lysa memiliki peran taktis yang sangat jelas: memastikan jalur evakuasi dan pasokan tetap aman tanpa harus menonjol secara berlebihan di garis depan.

"Saya ambil Misi Pembersihan ini bersama Lysa," kata Kaito mantap seraya menyerahkan kartu guild miliknya.

Garrick menepuk bahu Kaito dengan senyum bangga. "Jawaban yang sangat bagus, Kaito! Bersama kalian di sayap kiri, aku bisa fokus memimpin barisan depan tanpa perlu cemas akan kejutan dari balik semak."

"Tim Kaito Haru dan Lysa resmi terdaftar dalam Misi Pembersihan Rute Timur," ucap Mira seraya membubuhkan stempel merah pada berkas penugasan. "Pasukan gabungan akan berkumpul di luar gerbang timur dalam waktu empat puluh menit. Hati-hati di jalan, kalian semua."

Kaito dan Lysa mengangguk tegas, membalikkan badan, lalu melangkah bersama menuju gerbang timur untuk menghadapi operasi pembersihan skala besar pertama mereka di bawah naungan langit pagi Delvarn.

Pelataran di luar gerbang timur Delvarn dipenuhi oleh riuhnya persiapan pasukan gabungan. Puluhan petualang bersenjata lengkap menyusun barisan. Rombongan terbagi menjadi tiga divisi utama: garis depan pelopor pemukul yang dipimpin Garrick, barisan penyokong tengah yang mengawal gerobak medis dan amunisi, serta divisi pengaman sayap yang bertugas menyisir semak-semak di sepanjang tepian rute utama.

Kaito dan Lysa mengambil posisi di garda depan divisi pengaman sayap kiri. Lysa memegang busur pendeknya dengan sigap, matanya terus mengamati garis pepohonan rimbun yang membentang di sepanjang rute menuju Lumer. Kaito berjalan di sisinya, memegang tongkat kayunya dengan posisi stabil sembari menjaga kepekaan inderanya.

Lihat selengkapnya