Reinvention

Aylanna N. Arcelia
Chapter #2

Pilihan Terbaik

Sari bercerita penuh antusias tentang mobil barunya yang dipesan khusus dari luar negeri, rumah megah yang sedang direnovasi, vila tiga lantai yang sedang proses dibangun, dan cerita pamer lainnya. Tak sengaja Reva menguap lebar karena bosan mendengar celotehan panjang temannya itu.

Sejak pacaran dengan pengusaha tambang dan batu bara, Sari jadi lebih sering cerita banyak hal pemberian sang kekasih yang katanya sangat kaya raya. Karier Sari juga didukung dengan bantuan dana pada pihak production house hingga bisa dapat peran yang selalu diinginkannya. Meskipun setiap sinetronnya tak cukup sukses, namun Sari tak begitu peduli.

“Maaf ya, ceritanya jadi panjang begini,” sahut Sari lalu minum jus apelnya.

Dengan mata mengantuk, Reva mengangguk pelan dan kembali menguap.

Seketika Sari mengeluarkan sebuah kartu undangan dari tas bentuk bulat berduri berwarna abu-abu.

“Aku ke sini cuman mau memberikan ini. Semoga nanti, kamu bisa datang. Ajak sekalian suamimu kalau dia sedang gak sibuk.”

Reva membaca kartu undangan tersebut dan matanya terbelalak. “Kamu mau tunangan minggu depan?”

Dengan wajah berseri-seri dan penuh semangat, Sari memamerkan cincin berlian solitaire pada jari manisnya

“Ya. Mas W melamarku bulan lalu.”

Reva tampak takjub dengan cincin berlian yang berkilauan itu. Desain cincin yang klasik dan terlihat mewah. Hampir mirip seperti cincin yang pernah diimpikannya dulu saat akan menikah, namun dengan berbagai alasan Mas Yudha mengganti dengan cincin lain yang jauh lebih sederhana.

“Wah. Selamat ya. Setelah tunangan, akan segera menikah?”

Lihat selengkapnya