Remember Winter

Maghfira Izani
Chapter #11

sepuluh

“Teman-teman, perhatikan sebentar. Teman-teman…” Seung Woo mengetuk-ngetuk penghapus ke papan tulis. Beberapa orang menoleh ke arah Seung Woo, sedangkan beberapa lainnya tetap berkutat dengan kesibukan masing-masing.

Seung Woo menarik napas panjang untuk menenangkan diri. “Teman-teman, aku mau memberitahukan soal pengumuman rapat orang tua awal tahun nanti.” Pemuda itu kembali menarik napas menyadari bahwa murid-murid kelas 2-3 sedang dalam kondisi ramai dan susah diatur. Dirinya memutuskan untuk merapikan undangan. Lalu berjalan kemeja Eun Gi. “Eun Gi-ah, kau saja yang bagikan undangan ini ke anak-anak, ya. Eun Gi-ah…" Seung Woo menyadari baha kedua telinga Eun Gi tersumbat headset dan gadis itu terus melamun sambil memandangi ponselnya. “Hei, Sung Eun Gi!” teriak Seung Woo seraya melelas paksa salah satu headset Eun Gi.

Sontak Eun Gi terlonjak kaget. Tangannya mengusap-usap dada, sementara kedua bola matanya memelotot lebar. “Astaga, kau membuatku kaget. Ada apa?”

Seung Woo menunjuk bundelan surat di atas meja. “Bagikan.”

“Bagikan?”

“Ya, ini surat undangan.”

“Surat undangan?” Eun Gi mengeryitkan dahi. “Surat undangan apa?”

“Kau salah satu anak yang tidak memerhatikan ucapanku di depan kelas rupanya,” sungut Seung Woo. “Surat undangan untuk rapat orang tua murid awal tahun nanti. Sebentar lagi, kan, tahun baru, ingat? Sebelum itu, kita akan ada libur panjang sehingga suratnya harus disampakan sekarang. Bagikan surat itu ke murid-murid lain,” ujar Seung Woo.

Eun Gi memandang surat itu sekilas.

“Hei, Seung Woo… kenapa kau saja yang membagikan surat itu?” celetuk Chae Won. “Apa kau memang punya hobi menyuruh-nyuruh orang lain.”

“Aku masih banyak tugas. Setelah ini, aku harus ke kantor guru untuk membicarakan soal festival ini. Apa kau mau menggantikanku rapa, sementara aku yang membagikan undangan?”

“Idih, tidak mau,” Chae Won mencibir.

Lihat selengkapnya