Resep Cinta Miri

Mozze Satrio
Chapter #6

Bab 6. Berita Baru Bu Sara

“Makasih makan siangnya, ya, Kemal. Lain kali masak lagi buat Tante, oke?” ucap Bu Sara ketika mengantar Jihan dan Kemal ke pintu.

Selepas menikmati hidangan buatan Kemal, Bu Sara sempat bergabung dengan Miri dan teman-temannya. Mereka saling melempar canda di meja makan, berbagi berita terbaru tentang kehidupan.

Hati Miri sempat berdebar karena mengira Jihan atau Kemal akan menyinggung soal pacar baru ibunya. Namun, topik itu tak pernah menguak ke permukaan.

“Sampai ketemu hari Senin, ya, Mir. Siapin mental buat pelatihan intens. Oke?” ujar Kemal, mengacungkan jempol.

“Siap, Pak Chef,” balas Miri sambil iseng memberi hormat.

Miri menutup pintu, menyusul ibunya ke dalam. Bu Sara sedang menumpuk piring-piring makan yang telah kosong.

“Biar aku aja yang beresin, Ma. Mama pasti capek abis kerja shift malam, kan?” Miri mengajukan diri.

Ia mengambil tumpukan peralatan makan itu dari tangan ibunya, buru-buru membawanya ke dapur. Bu Sara mengalah, memilih duduk kembali di meja. Sambil mengamati punggung putrinya yang sedang mencuci piring, Bu Sara menikmati segelas es teh manis dingin yang sengaja ia simpan di kulkas.

Rumah keluarga Miri kembali sepi setelah Kemal dan Jihan berpamitan pulang. Bu Sara berharap mereka dapat tinggal lebih lama. Namun, di sisa akhir pekan, siapapun akan memilih untuk beristirahat di rumah.

“Gimana di restoran, Miri? Sibuk banget, ya?” tanya Bu Sara.

“Iya, Ma. Aku udah cerita, kan, ada acara katering minggu depan? Sebentar lagi juga waktunya Chef Dom minta menu baru untuk persiapan bulan Desember,” ungkap Miri.

Piring-piring dan gelas-gelas bersih menumpuk di rak. Miri mengeringkan tangannya pada handuk, lalu bergabung dengan ibunya di meja.

Sambil duduk dengan malas di kursi, Miri teringat dengan tantangan membuat menu baru yang diadakan setiap enam bulan sekali. Di paruh pertama, menu baru buatannya gagal masuk ke dalam menu.

“Bulan Desember jadi kesempatanku untuk bikin menu baru. Apalagi biasanya restoran lebih ramai di akhir tahun,” Miri menjelaskan.

“Semangat, ya, Nak. Kerjain dulu satu-satu. Pertama-tama, kamu harus fokus ke acara katering dulu, kan? Tanggung jawabnya besar, loh,” Bu Sara mengingatkan.

Miri setuju. Menggantikan posisi Kemal untuk mengerjakan menu pasta adalah hal serius. Chef Dom tidak akan segan memecat Miri jika ia membiarkan seorang tamu acara kelaparan sedetik saja.

Lihat selengkapnya