Resonansi Keenam: Nodus Pranavija

Oleh: Diva Amane

Blurb

Bumi menangis, Sindhu bergolak. Di antara amukan teknologi terlarang dan dendam roh alam, seorang Penyelaras berdiri menanggung dosa peradaban.
Kerusakan ekosistem di dunia nyata bukan sekadar bencana fisik—ia adalah rintihan luka mendalam bagi dimensi Sindhu, alam tempat tinggal para Danyang dan Hyang penjaga Nusantara. Di balik penderitaan planet ini, Konsorsium Nir-Atma di bawah pimpinan Vance Sterling dan Dr. Arisandi melancarkan operasi rahasia untuk menguasai Jaringan Nodus Nusantara (Sumbu Tribuana). Menggunakan mata bor plasma, pasak siber, dan drone asam terdistilasi mantra, mereka memanen esensi Prana kehidupan demi baterai energi berdaya tinggi.
Dampak eksploitasi ini memicu amarah purba. Dari kuncup Pranavija di Hulu Subang, keangkuan tebing Salak, letupan belerang Kawah Dieng, hingga kedalaman abisal Palung Laut Selatan, para Danyang yang tersiksa bangkit mengancam kemusnahan massal bagi spesies manusia.
Banyu dan Laras, melangkah ke medan pertempuran bukan untuk membunuh, melainkan menyembuhkan. Dengan menyerap limbah racun dan dendam para roh alam ke dalam tubuh fisiknya sendiri, raga Banyu terukir oleh Pasak Karma—stigmata keemasan abadi yang menjadi lambang pertaubatan murni manusia.
Sanggupkah Banyu dan Laras memutus rantai keserakahan siber-ghaib, merangkul kembali para Danyang dalam rasa empati mutlak, dan mengikrarkan Sumpah Tribuana demi terciptanya tatanan baru: harmoni abadi antara peradaban manusia dan roh alam?

Lihat selengkapnya