Reuni Berdarah di Pulau Sembah

Oleh: Langit Berawan

Blurb

Danu selalu tahu kapan bahaya mendekat—sebuah bakat yang membuatnya dianggap aneh semasa kuliah di Unas. Saat keenam sahabatnya bersorak menuju Pulau Sembah untuk sebuah reuni eksklusif, Danu justru mencium bau anyir darah yang tajam di tengah laut. Baginya, Villa Winarsih bukan tempat peristirahatan, melainkan perangkap yang menyamar dalam kemewahan kolonial.

Ketegangan memuncak ketika satu per satu temannya mulai terobsesi pada Tanah Merah di belakang villa yang terlarang—tanah yang konon hanya bisa subur jika terus disiram darah segar. Hanya Danu yang mampu melihat bayangan putih yang mengintai di balik pohon kamboja.

Di pulau tanpa sinyal ini, intuisi adalah satu-satunya senjata Danu. Ia harus menyeret teman-temannya keluar sebelum mereka benar-benar "menyembah" kegelapan yang menghuni pulau itu, atau ia sendiri yang akan terkubur dalam genangan darah di balik pohon kamboja.

Sanggupkah Danu dan enam sahabatnya pulang dengan jumlah yang sama, ataukah reuni ini menjadi pertemuan terakhir yang kekal di tengah lautan?

Lihat selengkapnya