Rinai Kenya

Dya Dauri
Chapter #3

Bab 3: Kuncup Melati

Sultan Kanigara duduk bersimpuh di hadapan ibu suri. Tercium samar aroma kuncup melati dalam wadah yang ditaruh di atas meja dari ruang dalam kamar pribadi milik sang ibu di Kaputrian itu.

Sultan menenggelamkan tangan pada wadah bunga. Menjumput satu kuncup melati, menggiling-gilingnya lalu tersenyum.

"Pantas saja aromanya berbeda."

"Kau tidak menyukainya?"

Sultan melempar kuncup melati itu hingga terpental di atas meja. Jauh dari wadahnya.

"Terlalu lembut."

Dibukanya kedua paha, punggung bergerak mundur. Sikepan alit potongan dada terbuka membuat belahan tengah dadanya yang bidang terpampang.

Ibu suri sudah terbiasa menghadapi sikap santai sang putra sulung. Ada hal yang lebih penting untuk dibicarakan selain mengkritik gaya berbusana atau cara Kanigara duduk.

"Ki Hata Swara sudah mulai menanam pengaruhnya di istana. Dia menggunakan posisi putrinya, Gusti Mustika, sebagai calon tunanganmu untuk mendapatkan dukungan dari para bupati pesisir."

Lihat selengkapnya