Blurb
Aletha terbiasa hidup dalam malam-malam panjang tanpa tidur. Insomnia, tekanan keluarga, dan rasa bersalah atas kematian ibunya perlahan membuat hidupnya terasa sesak. Di tengah semua itu, ia hanya memiliki satu hal yang ingin dipertahankan—mimpinya menjadi seorang penulis.
Namun bagi ayahnya, mimpi itu tidak pernah cukup.
Saat mencari inspirasi untuk novel bertema kesehatan mental, Aletha mulai melakukan riset di Blue Haven Mental Care, rumah sakit milik keluarganya. Di sana ia bertemu dengan Dr. Rafandra Aqlan Lazuardi, seorang psikiater muda yang dikenal dingin, tegas, dan sulit didekati.
Awalnya mereka hanya terhubung sebagai penulis dan narasumber. Tetapi semakin sering bertemu, Aletha mulai menyadari bahwa di balik tatapan tenang Rafandra, tersembunyi luka yang tidak kalah dalam dari miliknya.
Dua manusia dengan trauma yang berbeda.
Dua hati yang sama-sama kelelahan.
Dan sebuah hubungan yang perlahan tumbuh di antara rasa sakit yang belum sembuh.
Namun, ketika rahasia masa lalu mulai terungkap, Aletha harus memilih:
tetap bertahan pada mimpinya, atau kembali hidup sesuai harapan orang lain.
Karena tidak semua orang diberi kesempatan untuk salah.
Dan tidak semua luka bisa sembuh hanya dengan kata "baik-baik saja".