Selamat datang semua mahasiswa baru. Spanduk besar terpajang di depan gedung fakultas psikologi.
Beberapa hari sebelumnya ibu ranah sudah mencarikan kos di dekat kampus. Cukup dekat dengan hanya berjalan kaki.
Ranah menunggu di depan gedung fakultas. Semua mahasiswa di minta untuk menggunakan pakaian hitam putih selama satu semester. Rasanya sedikit jengkel tapi ya sudahlah mau bagaimana lagi.
Ranah bukan orang yang bisa menyapa siapapun. Untuk berkenalan dengan orang saja, butuh waktu sekitar 5 menit untuk menyiap kata terbaik.
”Hai…” Sapa seseorang yang membuat ranah kaget.
”Hai,” Nada canggung terdengar jelas dari mulut ranah.
”Vani….”
”Ranah.”
”Dari mana, ran?”
”Tanah datar vani, tepatnya di Sumpur.”
”Vani dari solok Ran. Kosnya dimana?”
”Disana, Perumahan dekat Hotel Arum.”
”Kos vani pas depan kampus banget Ran. Main-main aja ke kos vani.”
”Iya van.”
”Vani minta nomor Whatsapp Ranah dong.”
”Ran nggak pakai android van, hp biasa aja.”
”Oh, nggak apa-apa ran. Nanti kalau ada informasi di grup vani kabari ya.”
”Oke van, makasih ya.” Kami bertukar nomor telfon satu sama lain, rasanya beruntung sekali mendapat kenalan pertama sebaik vani.
Semua di kumpulkan di lapangan, untuk jurusaan psikologi ada sekitar 189 orang. Semua mahasiswa di perkenalkan dengan Dosen dan suasana kampus, setelah itu, semua kegiatan sama seperti yang banyak orang kenal. Menampilkan kakak senior tegas dan berwibawa.
Setelah semua kegiatan selesai, Kakak senior meminta kami untuk menyediakan buku meminta tanda tangan pada mereka dan teman satu angkatan. Memikirkannya saja sudah membuat ranah cemas.
***