Rumah (Bukan) Tempat untuk Pulang

Asihdias
Chapter #1

1

"Rhey!"

Suara lembut itu terdengar dari meja di sebelahnya, membuat Rheyna yang sedang sibuk mengetik di keyboard berhenti dari aktifitasnya. Ia menoleh dan mendapati Mita menatapnya dengan penuh minat sambil menyodorkan sebuah map ke arahnya. "Pak Danu minta pendapat masing-masing anggota design untuk proyek bulan depan. Itu draf awalnya!" ujar Mita.

Rheyna mengambil map itu dan membuka lalu membaca lembaran demi lembaran tulisan yang ada di dalamnya. "Akan aku kerjakan nanti saat keputusan final sudah diambil."

"Eh mana bisa begitu?" protes Mita. "Kita itu harus diskusi, Rhey! Bukan kau yang mengerjakan sendiri nanti. Kita masing-masing pasti punya pendapat, jadi harus ditentukan mana yang paling bagus dan sesuai dengan proyek tersebut lalu mengerjakan sesuai bagian masing-masing," jelasnya.

Rheyna terdiam! Jantungnya berdebar kencang saat mendengar kata pendapat masing-masing dari Mita. Di kepalanya terngiang lagi kata-kata yang selalu menghantuinya selama ini.

'Kau tak tahu apa-apa.'

'Kata-katamu tak penting.'

'Jangan ikut campur.'

Kata-kata itu terus berputar dalam kepalanya sampai tidak mendengar perkataan dari Mita. Sedangkan Mita yang merasa Rheyna tidak mendengarkan perkataannya mulai mendesah lelah. "Rhey ... Rheyna!" panggilnya dengan cukup keras. "Kau dengar nggak sih?" ujarnya.

"Ah ya! Maaf!" balas Rheyna saat mendengar nada suara Mita meninggi. Ia tersenyum canggung. "Aku sedikit melamun tadi. Aku paham itu! Tapi aku yakin pendapat anggota tim design nggak pernah gagal. Aku yakin itu! Jadi akan kukerjakan setelah drafnya final nanti," lanjutnya.

Mita menatap Rheyna dengan lekat sebelum mengembuskan napas panjang. Rheyna selalu seperti ini. Menyuruh mereka yang menentukan dan mengerjakan sendiri bagiannya hingga selesai. Bahkan setelah selesai pun, Rheyna akan minta pendapat anggota lainnya untuk memeriksa hasil kerjanya.

Lihat selengkapnya