Blurb
Tidak ada masa kecil yang benar-benar tenang bagi Somya di rumah yang sering berpindah. Sejak kecil, ia terbiasa menjadi anak sulung yang harus menanggung beban, menjadi penengah di antara ego orang tua yang retak, dan tempat bersandar ketika keadaan mulai runtuh.
Namun, di tengah badai keluarga yang tak kunjung usai, ia menemukan pelarian yang tak disangka. Di antara orang-orang yang selama ini terasa jauh, Somya justru menemukan ruang untuk menarik napas lega. Di sanalah ia belajar bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah hancur.
Melalui perjalanan panjang yang penuh rahasia dan luka, Somya akhirnya memahami satu hal: rumah bukanlah sekadar bangunan tempat kita lahir, melainkan tempat dimana kita belajar untuk berdamai dengan masa lalu. Dan pada akhirnya, di tempat inilah, ia menemukan rumah yang sebenarnya.