Rumah di Setiap Persinggahan

G. Archangela
Chapter #16

Bab 15_Berdamai

Setelah malam itu, tidak ada perubahan yang terjadi secara tiba-tiba.

Tidak ada percakapan panjang yang menyelesaikan semuanya. Tidak ada momen ajaib yang membuat luka-luka itu hilang begitu saja. Tidak ada satu pagi di mana aku bangun lalu merasa semuanya sudah selesai.

Hidup tetap berjalan seperti biasa.

Dengan cara yang pelan.

Kadang terasa berat.

Kadang hanya terasa kosong.

Tapi yang berbeda bukan dunia di sekitarku.

Yang berubah adalah sesuatu di dalam diriku.

Aku tidak langsung menyadarinya.

Perubahan itu tidak datang seperti cahaya yang tiba-tiba menyala.

Lebih seperti sesuatu yang perlahan bergeser tanpa suara.

Seperti benda yang selama ini aku pegang terlalu erat, lalu sedikit demi sedikit mulai lepas dari genggaman tanpa aku paksa.

Aku mulai lebih sering diam.

Tapi diamku tidak sama seperti dulu.

Dulu, diam itu terasa seperti ketidakmampuan.

Seperti aku tidak tahu harus berkata apa.

Seperti aku sedang menghindari sesuatu.

Sekarang, diam terasa berbeda.

Seperti aku sedang memberi ruang untuk memahami sesuatu yang belum selesai di dalam kepalaku.

Aku mulai memperhatikan hal-hal kecil yang dulu selalu kulewati begitu saja.

Bukan karena hal-hal itu berubah.

Tapi karena cara aku melihatnya mulai berubah.

Aku mulai menyadari bahwa selama ini aku hidup dengan kebiasaan yang sama:

Selalu ingin memahami, selalu ingin meredakan, selalu ingin memperbaiki.

Bahkan sebelum ada yang benar-benar meminta.

Bahkan ketika itu bukan tugasku.

Bahkan ketika aku sendiri sedang tidak baik-baik saja.

Dan aku tidak pernah benar-benar mempertanyakan itu.

Kenapa aku selalu merasa harus menjadi penengah?

Kenapa aku selalu merasa harus tetap kuat, bahkan ketika tidak ada yang meminta?

Aku tidak punya jawaban pasti.

Tapi perlahan aku mulai mengerti satu hal:

mungkin aku terlalu lama hidup dengan peran itu sampai lupa bahwa itu hanya peran, bukan kewajiban yang tidak bisa dilepaskan.

Aku mulai melihat keluargaku dengan cara yang berbeda.

Lihat selengkapnya