Rumah Induk

agung sulistiono
Chapter #1

Prolog

Pada siang itu waktu sudah menunjukkan jam 11.10 itu Jaka masih ada di kantor ruang guru di SMPN 1 Sidorejo di sebuah desa di kawasan daerah selatan wilayah Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Pesantenan. Masih memegang HP untuk melihat konten-konten di youtube untuk merefresh dirinya setelah mengajar selama 2 jam pelajaran siswa kelas 8. Mengajar memang aktivitas yang membutuhkan kekuatan fisik dan mental yang prima pikir Jaka. Menghadapi siswa siswi Gen Z memang butuh kesabaran dan kemampuan publik speaking diatas rata-rata pikirnya.

Ketika Jaka sedang asyik melihat tayangan berita politik yang sedang hangat di Hp androidnya mengenai negara adikuasa yang menangkap presiden yang tidak menyerang negara manapun dan terindikasi karena negara adikuasa tersebut mengincar minyak negara tersebut, tiba-tiba ada notifikasi panggilan telepon masuk. Tertulis nama Sita sedang memanggil. Sita adalah saudara sepupu dari Jaka. Bapaknya Sita adalah kakak dari ibunya Jaka. Sita saat ini tinggal di daerah Selatan Jawa Tengah di kawasan lereng paling rendah Gunung Merapi tepatnya di daerah Kenongo.

" Halo, Ka bagaimana kabarnya," tanya Mbak Sita di telepon. Jaka dalam keseharian sering dipanggil Kaka oleh saudara-saudaranya.

" Baik, Mbak Alkhamdulillah , ada apa ya mbak," tanya Jaka dengan perasaaan bertanya-tanya.

" Rumah di Cangkring sekarang tidak terawat, banyak tetangga yang takut kalau dijadikan sarang ular nanti bisa mengganggu sekitarnya," Jawab Mbak Sita.

"Kalau bisa Jaka nanti bilang sama Bulik kalau permintaan tetangga sekitarnya rumah di Cangkring bisa dibersihkan supaya tidak menjadi sarang ular," Mbak Sita menambahkan.

Lihat selengkapnya