Rumah Jati Baru

Rika Ismayanti
Chapter #10

Bab 10: Persiapan Pameran dan Rahasia di Balik Kanvas

Bulan-bulan berikutnya adalah bulan yang paling sibuk dalam hidup Bumi. Rumah barunya kini benar-benar telah berubah menjadi sebuah studio seni. Lantai putihnya kini penuh dengan noda cat. Bau disinfektan rumah sakit telah sepenuhnya digantikan oleh bau minyak lincir, cat acrylic, dan aroma kopi tubruk yang selalu menemaninya hingga larut malam.

Bumi sedang mengerjakan karya utamanya: sebuah kanvas raksasa berukuran dua kali tiga meter. Ia menamakannya "The Resuscitation of Memory".

Di kanvas itu, ia melukis sebuah rumah yang melayang di antara dua dimensi. Sisi kiri kanvas didominasi oleh warna-warna kelabu, hitam, dan biru dingin yang melambangkan masa komanya. Di sana, ia melukis detail monitor jantung, pipa-pipa ventilator yang tampak seperti akar pohon yang mencekik, dan bayangan wajah Aris yang sedang bekerja keras.

Di sisi kanan, warna meledak. Kuning matahari, hijau hutan, dan biru samudera yang hangat. Di sana, ia melukis sosok Citra yang sedang tersenyum, memegang sebuah lampu minyak yang cahayanya menerangi sisi kiri kanvas yang gelap.

Kunjungan Malam Hari.

Suatu malam, saat Bumi sedang sibuk memberikan detail pada tekstur dinding kayu di lukisannya, pintu studionya diketuk. Aris dan Citra datang membawa martabak manis.

Lihat selengkapnya