Rumah Jati Baru

Rika Ismayanti
Chapter #12

Bab 12: Simfoni Warna di Lobi Putih (2)

Proses pemasangan lukisan berlanjut hingga larut malam. Bumi ingin setiap lukisan memiliki narasi kronologis.

1. "Fragmen Langit": Lukisan abstrak tentang detik-detik kecelakaan. Garis-garis kuning tajam (lampu mobil) yang membelah latar belakang kelabu.

2. "Penjaga Gerbang": Potret Aris dan Citra dalam gaya impresionis, di mana wajah mereka dibentuk dari titik-titik cahaya medis dan bayangan biru.

3. "Dialog dengan Mentari": Sebuah karya surealis yang menggambarkan seorang gadis dengan jaket kuning sedang menyerahkan sebuah kuas kepada seorang pria yang terbelenggu oleh akar kayu jati.

"Siapa sebenarnya gadis jaket kuning ini, Bumi?" tanya Aris saat ia membantu memasang kabel pengait pada lukisan tersebut. "Aku sering mendengarmu menyebut namanya saat kau masih dalam tahap pemulihan awal."

Bumi terdiam sebentar, menatap lukisan itu. "Dia adalah perwujudan dari sisa-sisa harapan yang aku miliki, Dok. Mungkin dia adalah malaikat, mungkin dia adalah imajinasiku. Tapi bagiku, dia nyata. Dia yang memegang tanganku saat aku merasa tenggelam dalam cairan hitam di kepalaku."

Aris menatap lukisan itu dengan penuh rasa hormat. Sebagai seorang dokter, ia tahu tentang mekanisme pertahanan otak, tentang halusinasi positif yang muncul saat trauma hebat. Namun sebagai manusia, ia percaya bahwa ada sesuatu yang lebih besar dari sekadar neuron yang menyala.

Lihat selengkapnya