Aroma Sayur Lodeh, Milik Keluarga Sertamulia, Diambil Malam ke-1
Sebelum pergi, dia mampir dulu sebentar di hidung Rindu. Sekali. Antusias banget, kayak orang yang pamit baik-baik sebelum beneran cabut.
Dia udah tinggal di situ bertahun-tahun. Nempel di setiap Jumat sore, di celah-celah dapur sempit, di rambut Kenanga yang baru pulang dari warung sayur, di kaos Bagja yang selalu kena cipratan santan tiap kebagian tugas ngaduk.