Rumah Peninggalan Hujan

Ahmad Faiz Alkandaumi
Chapter #26

SEPUCUK SURAT DARI SOLO

Musim hujan tahun kelima membawa kejutan lain yang tidak pernah dibayangkan siapa pun dalam keluarga itu. Sebuah surat datang, dikirim dari sebuah panti rehabilitasi kesehatan mental di Solo, tempat Retno dulu menjalani perawatan selama delapan bulan. Surat itu ditulis oleh seorang perawat senior bernama Bu Endang, yang ternyata masih mengingat Retno dengan jelas meski sudah lebih dari dua puluh tahun berlalu.

Kepada Ibu Retno dan keluarga,

Saya menulis surat ini setelah membaca artikel tentang keluarga Ibu di media daring, kebetulan dibagikan oleh keponakan saya yang tinggal di Semarang. Saya masih ingat Ibu, salah satu pasien yang paling berjuang keras untuk sembuh, yang selalu bicara tentang dua anaknya setiap sesi terapi, meski waktu itu Ibu belum berani menghubungi mereka.

Saya menulis ini bukan untuk membuka luka lama, tapi untuk memberi tahu Ibu bahwa panti kami sekarang menjalankan program dukungan bagi keluarga-keluarga yang pernah melalui situasi serupa—anak-anak dari orang tua yang pernah dirawat karena masalah kesehatan mental, dan orang tua yang berjuang menyatukan kembali keluarga mereka setelah masa perawatan. Kami pikir, cerita Ibu dan keluarga bisa jadi inspirasi besar bagi keluarga-keluarga lain yang masih berjuang.

Kalau Ibu berkenan, kami ingin mengundang Ibu dan anak-anak untuk berbagi cerita dalam salah satu sesi kami, sebagai contoh nyata bahwa penyembuhan dan penyatuan kembali itu mungkin, meski butuh waktu bertahun-tahun.

Dengan hormat, Endang Sulistyowati

Lihat selengkapnya