Rumah Peninggalan Hujan

Ahmad Faiz Alkandaumi
Chapter #29

BIMO REMAJA

Waktu terus berjalan, dan anak-anak yang dulu masih kecil kini mulai tumbuh dewasa. Bimo, yang kini berusia lima belas tahun, telah tumbuh menjadi remaja yang tinggi dan pendiam, dengan minat besar pada fotografi—hobi yang ia kembangkan sejak sering mengabadikan momen-momen kebun rumah Kenanga dalam berbagai musim.

Suatu sore, Retno akhirnya memutuskan untuk memberikan surat yang dititipkan Kirana bertahun-tahun lalu—surat yang ditulis untuk dibuka saat Bimo berusia lima belas tahun.

Bimo membaca surat itu sendirian di kamarnya, dan ketika ia keluar setelah membacanya, matanya merah karena menangis, tapi ekspresinya tenang, penuh pemahaman baru.

Ia mencari Kirana, yang sedang bekerja di ruang kerjanya, dan berdiri diam di ambang pintu untuk beberapa saat sebelum akhirnya bicara.

"Kak," katanya pelan, "makasih udah nulis surat itu."

Kirana menoleh, tersenyum lembut. "Kamu udah baca."

Lihat selengkapnya