Rumah sejati Ahmad Sadikin

Azis Sulaeman
Chapter #20

AMBANG DEWASA DAN JALAN YANG TERBENTANG

Walaupun jarak geografis dari rumah papan bersahaja milik keluarga Ahmad di pelosok desa transmigrasi menuju gedung SMA di ibu kota kecamatan terbilang cukup jauh, memakan waktu, dan sangat melelahkan fisik, Pak Joko dan Ibu Ratna tidak pernah sekalipun mengeluh atau menunjukkan raut wajah keberatan. Mereka sangat memaklumi, mengerti, dan ridho sepenuhnya apabila Ahmad harus pulang sekolah sampai larut malam. Bagi kedua orang tua yang berhati mulia itu, kepulangan Ahmad yang terlambat bukan sebuah pembangkangan, melainkan sebuah bukti nyata dari kesungguhan, komitmen tinggi, dan cucuran keringat sang putra bungsu demi meraih masa depan yang jauh lebih cerah dari generasi sebelumnya.

Dukungan penuh tanpa batas yang mengalir dari rumah panggung itu menjelma menjadi bahan bakar utama bagi kobaran semangat di dada Ahmad. Kini, momen penentuan yang mendebarkan itu hanya tinggal menghitung hari saja. Ujian Nasional tingkat SMA sudah berada persis di depan pelupuk mata. Di fase krusial yang menentukan arah hidup ini, Ahmad melipatgandakan energinya; ia belajar dengan semakin giat, terstruktur, dan seolah tak kenal lelah. Sering kali, saking lelahnya membedah soal-soal matematika yang rumit dan teori sains yang abstrak, Ahmad sampai tertidur pulas di atas meja belajar kayunya dengan kepala berbantalkan buku paket yang masih terbuka lebar. Di bawah pendaran lampu PLTD yang berwungkul redup, kesunyian malam yang melarut sakral menjadi saksi bisu perjuangannya.

Ahmad juga sangat paham bahwa berjuang sendirian dalam kekosongan kamar tidaklah cukup untuk menaklukkan ujian standar nasional. Oleh karena itu, setiap kali ada kesempatan luang di sela-sela jadwal sekolah yang padat, ia pasti akan memanfaatkannya untuk menginisiasi belajar kelompok bersama teman-teman terdekatnya. Mereka berkumpul untuk saling mengisi kekurangan satu sama lain, memecahkan rumus-rumus fisika yang rumit secara bersama, dan yang paling penting adalah saling menguatkan kondisi mental yang mulai dihinggapi rasa jenuh dan stres.

Lihat selengkapnya