Blurb
sejak kepergian ibunya, rumah itu tak lagi terasa hangat. ayah yang sibuk, adik yang semakin menjauh, dan sebuah janji yang tak bisa ia abaikan. sebagai anak pertama, ia dipaksa menjadi kua - bahkan ketika hatinya sendiri perlahan hancur. ia mengubur mimpinya, menahan air matanya, dan tetap berdiri... demi keluarga yang nyaris runtuh. tapi sampai kapon seseorang bisa bertahan, ketika rumahnya sendiri tak lagi terasa seperti tempat pulang?