Blurb
Mita harus memahami, kalau tidak semua rumah begitu hangat seperti kebanyakan cerita dari teman sebayanya. Begitu banyak alasan yang membuatnya merindukan rumah dipenuhi canda tawa. Semuanya seakan menghilang semenjak orangtuanya saling menjauhkan diri.
Di tengah-tengah kesibukannya untuk bertahan hidup. Kehadiran Brandon, mengisi sudut yang mulanya terasa begitu dingin. Sehingga membuatnya melupakan sejenak kehampaan di dalam rumah yang ditinggalinya bertahun-tahun.
Mita pun bertanya jauh di lubuk hati terdalamnya, haruskah ia mencoba menemukan rumah tempatnya kembali pulang? Dan, menerima segala kehangatan yang dirindukannya?