Pagi ini aku baru saja selesai mandi dan berpakaian rapi. Aku memandangi pantulan wajahku di dalam cermin. Menjalin dua rambutku yang panjang. Lalu, memakaikan pita berwarna merah putih. Hari ini upacara bendera. Aku tidak boleh sampai terlambat. Kalau tidak guru BP pasti akan menungguku di depan gerbang sekolah.
Setelah merasa semuanya rapi. Aku pun mengambil sepatu di rak dan memakai kaus kaki milikku. Namun, kehadiran Ibu menghentikan kegiatanku. Segera saja aku berlari menubruk tubuhnya yang penuh aroma bunga lavender yang sangat kusukai. Aku menghirup aroma parfum yang menguar dari tubuh ibu. Aku selalu menyukai dekapan ibu yang begitu hangat dan penuh kenyamanan. Terkadang ibu selalu mengeluh dan mengatakan kalau aku harus berubah. Karena sudah beranjak remaja sehingga harus belajar untuk mandiri.
Ibu duduk di kursi ruang tamu. Lalu, mengambil cangkir kopi yang ada di meja dan meminumnya perlahan. Aku tidak mengerti dengan dunia orang dewasa. Mereka menyukai hal-hal yang rasanya sangat tidak enak. Contohnya saja, kopi.
“Bagaimana sekolahmu, Mita?” tanya Ibu menaruh cangkir kopinya. Tersenyum tipis dengan lipstik merah yang mengulas di bibirnya.