Blurb
Empat tahun setelah kepergian Ibu dan Ningrum dengan cara yang mengenaskan, Hanum kembali ke rumah peninggalan orang tuanya di kampung. Sepuluh hari di rumah itu membawanya pada jejak-jejak luka yang tersimpan dalam buku harian Ningrum. Dari rencana penjualan rumah hingga rahasia kerapuhan mental yang diwariskan turun-temurun, Hanum menemukan alasan di balik keputusan nekat Ningrum. Sepuluh hari menjadi sebuah perjalanan batin yang menuntunnya pada keberanian untuk memutus rantai penderitaan sekaligus merelakan masa lalu.