RUMAH YANG TIDAK PERNAH DITINGGALKAN

Oleh: Putra Dewangga Candra Seta

Blurb

"Tidak semua orang pulang untuk tinggal. Sebagian hanya ingin memastikan rumahnya masih mengingat namanya."

Sepeninggal sang ayah, Raka bertekad membereskan rumah masa kecilnya secepat mungkin, menjualnya, dan kembali ke kehidupannya yang rapi dan terkendali. Hubungan mereka yang dingin dan penuh jarak selama bertahun-tahun membuat Raka merasa tak ada lagi hal yang perlu ditahan di rumah itu.

Namun, rencana itu mendadak buyar ketika ia menemukan enam peti kayu kecil bertuliskan nama-nama asing tersembunyi di dasar lemari ayahnya, disertai selembar pesan singkat: "Jangan jual rumah ini sebelum semua kotak sampai."

Wasiat resmi notaris memberikan syarat yang tak bisa ditawar: Raka harus mengantarkan sendiri keenam kotak itu langsung kepada pemiliknya dalam waktu enam bulan, atau rumah tersebut akan disita dan dihibahkan.

Didorong rasa penasaran dan beban warisan misterius, Raka melangkah menyusuri jejak perjalanan dari desa nelayan Banyuwangi, sudut kelam Kota Solo, lorong pasar Cirebon, hingga Purwokerto, Yogyakarta, dan Bandung. Di balik setiap peti yang dibuka, tersingkap potongan tragedi masa lalu, rasa bersalah yang terendam puluhan tahun, serta utang emosional yang tak pernah sempat dibayar sang ayah semasa hidupnya.

Akankah perjalanan ini membantu Raka memahami alasan di balik jarak dan kepergian ayahnya selama ini? Ataukah ia justru menemukan bahwa kebenaran yang tersembunyi jauh lebih berat dari yang sanggup ia panggul?

Sebuah drama keluarga yang menyentuh hati tentang memori, luka masa lalu, maaf yang terlambat, dan pencarian makna sejati dari sebuah tempat yang kita sebut 'rumah'.

Lihat selengkapnya