RUMAH YANG TIDAK PERNAH DITINGGALKAN

Putra Dewangga Candra Seta
Chapter #35

Bab 35 - Selamat Jalan, Bu Guru (Tambahan)

Tiga tahun setelah rumah singgah itu diresmikan, kabar duka datang lewat telepon pagi-pagi sekali, Bu Endang meninggal dunia dalam tidurnya, tenang, tanpa sakit berkepanjangan, seperti yang selalu ia doakan sendiri setiap kali ditanya murid-muridnya soal kematian.


Raka langsung berangkat ke Purwokerto hari itu juga, membawa serta Marlina dan Yusuf yang bersikeras ikut, keduanya sudah menganggap Bu Endang sebagai bagian dari keluarga baru yang terbentuk sejak pertemuan pertama mereka bertahun-tahun lalu.


Rumah hijau pudar itu, yang dulu penuh tawa murid-murid setiap akhir bulan, kini dipenuhi isak tangis yang datang dari berbagai penjuru, bekas murid-murid dari berbagai angkatan, tetangga sekitar, dan tentu saja, keluarga besar rumah singgah yang selama tiga tahun terakhir sering bertandang untuk sekadar minum teh dan mendengar cerita.


Yang membuat Raka terdiam cukup lama adalah kehadiran tiga orang yang duduk canggung di sudut ruangan, jauh dari keramaian, mengenakan pakaian formal yang terlihat baru saja dibeli untuk keperluan mendadak ini.


Lihat selengkapnya