Rumahku?

SIONE
Chapter #8

Suka

Tak lama, mobil kami tiba di restoran seafood tujuan kami. Suasananya masih sama seperti beberapa tahun lalu -ramai, wangi bakaran ikan yang khas, dan riuh obrolan meja-meja lain.

Ayah turun dengan langkah perlahan, diam cukup lama memandangi papan nama restoran dengan binar mata yang sudah lama tidak kulihat. Beliau tampak sangat bersemangat saat kami diantar ke meja nomor tiga di sudut restoran.

"Ini buku menunya, Kak. Mau order sekarang atau pilih menu dulu?" tanya pramusaji itu ramah.

"Mau pilih dulu aja, Kak," jawabku.

"Baik, nanti panggil aja ya, Kak."

"Oke, makasih, Kak," jawabku. Lalu kutatap Ayah lembut. "Ayah, selain udang windu, pengen makan apa lagi?"

"Hmm? Pesen lagi?" tanya Ayah ragu.

Aku tahu keraguan itu berasal dari mana. Separuh jiwanya yang tahu semua hal tentang dia sudah tidak ada, bahkan dia tidak kenal dirinya sendiri.

"Iya, Ayah suka apa lagi? Pesen aja."

"Ibumu dulu suka banget sama kepiting, biasanya dia pesen kepiting saus padang. Oh iya sama cum-"

Lihat selengkapnya