Blurb
Mamet tahu benar rasanya dikerjar "setan". Tapi setannya bukan dari alam kubur, malainkan puluhan aplikais pinjaman online yang notifikasinya lebih rajin berbunyi daripada detak jantungnya sendiri. Demi melunasi bungan yang mencekik dan membiayai kuliah adiknya, Karsih, Mamet nekat membuka jasa "Panggil Arwah Digital". Modalnya cuma satu: akting kesurupan dan efek suara buatan Karsih.
Sebua petir mengubah segalanya. Niatnya menipu Bento, seorang tangan kanan mafia. Mamet malah benar-benar memanggil Don Carlo-bos mafia besar yang baru saja tewas tertembak.
Masalahnya, Don Carlo adalah hantu dengan demensia. Dia lupa di mana menaruh koper aset rahasianya, tapi ingat kalau dia sangat lapar dan ingin makan mendoan. Kini, Mamet terjebak di antara ancaman pistol Bento yang nyata dan tuntutan absurd arwah mafia pelupa yang hanya bisa dilihat olehnya.
Di tengah kejaran polisi yang percaya zodiak, rekaman video Bu RT yang hobi viral, dan gangguan arwah remaja korban boba, Mamet harus memilih: Menyerahkan koper demi melunasi hutang, atau membantu sang arwah menebus dosa masa lalu?