Saloma

myht
Chapter #15

It's Okay to Fall in Love

Cinta itu nyata adanya. Walau kadang jatuh kepada orang dan latar yang salah. Mungkin karena keadaan yang tidak baik atau salah mengartikan.

Baiknya, jika cinta yang kau rasa adalah salah, segera hapuskan. Juga, jika cinta yang datang padamu terasa salah, segera kembalikan pada orangnya dan lupakan.

***

Saloma yang masih berseragam putih biru, pernah menyukai seorang pria yang lebih dewasa bernama Shemesh. 12 tahun jarak usia mereka.

Shemesh adalah pemilik sekaligus penjaga warnet. Lulusan sarjana komputer dari universitas negeri di pulau Jawa, yang mana kala itu adalah sebuah kebanggaan di kampung mereka. Hampir setiap hari Saloma datang ke Warnet. Sampai-sampai sisihkan uang saku supaya bisa menyewa komputer.

Kesulitan mengatur perasaan yang meledak-ledak, akhirnya ia ungkapkan isi hati lewat pesan Facebook.

Namun, sayang Saloma hanya dianggap adik. Shemesh beralasan beda usia mereka terlalu jauh. Selain itu, dia juga berteman dengan Benven di grup paduan suara pemuda Gereja.

Patah hati pertama itu begitu menyakitkan. Di dalam bilik warnet sambil berurai air mata, ia meminta Shemesh agar tak cerita kepada siapa pun, sebab malu menyukai pria dewasa. Bertambah malu karena cinta sepihak.

Saloma menghindar pindah ke warnet dekat sekolah. Sekedar lewat pun enggan. Sampai rela memutar jalan. Ia sedih jika harus menoleh ke warnet itu. Merasa dirinya kurang menarik, tidak ada yang bisa buat orang lain melekat.

Malu, sedih, juga bercampur bingung. Belum sungguh-sungguh tahu apa yang membuatnya menyukai Shemesh yang jelas-jelas terlalu dewasa. Juga mengapa jauh sekali usia Shemesh dengan Anju, anak laki-laki yang pernah ia sukai saat masih kecil.

Anju.

Sebelum perang dengan Monster, Saloma kecil yang masih beribadah di Gereja kayu, pernah menyukai seorang anak laki-laki bernama Anju. Satu tahun lebih tua usianya.

Berawal dari teman satu liturginya, Arlan, adiknya Anju.

Di acara perayaan Natal gereja atau lembaga tertentu, biasanya salah satu isi acara adalah Liturgi. Di mana beberapa orang dikelompokkan, lalu maju bersama-sama ke panggung. Berbaris rapi dan bergiliran mengucapkan ayat Alkitab tertentu.

Biasanya, liturgi anak-anak dikelompokkan berdasarkan kelas berapa dia di sekolah.

Saloma dan Arlan berada di kelompok yang sama. Berdiri bersampingan.

Mulai dari masa latihan sampai hari acara, Arlan kerap membanggakan Anju yang sering membelikannya cemilan. Mengajari berenang, bersepeda dan belajar bersama. Mengagumi Anju, abangnya yang pintar Matematika.

Latihan acara Natal biasanya diadakan 2 bulan sebelum hari-H. Dalam satu minggu, bisa dua atau tiga kali termasuk sepulang gereja. Selama itu jugalah kagum Saloma tumbuh. Apalagi saat Anju memberikan cemilan sama seperti yang diberikannya pada Arlan.

Masa berganti, lalu sukalah Saloma pada Shemesh.

Saat itu benar-benar suka sampai terpikir rela korbankan sekolah. Sebab, yang ia dengar Shemesh anak bungsu dan satu-satunya yang belum menikah di keluarganya.

Lihat selengkapnya