Saloma

myht
Chapter #11

Juli and Saloma : A Month

Satu bulan sudah Juli dan Saloma berbincang membahas isi diary.

Selama itu juga banyak kemajuan terjadi. Bukan hanya membahas isi, ia juga sudah mulai berani membicarakan hari-harinya selama di Rumah Sakit. Kepercayaannya pulih. Realitas-realitas kembali tersusun rapi dan terlatih mengeskpresikan diri lewat emosi, gerakan, suara, dan aksi.

...

Di genap satu bulan ini, ia bercerita bahwa cita-citanya sebenarnya adalah menjadi seorang akuntan. Kuliah akuntan di universitas negeri terkenal dan bekerja di firma akuntan hebat di Jakarta. Ia menyebutkan masing-masing nama universitas dan firma itu dengan semangat penuh harapan.

"Kamu masih muda. Belum terlambat mengejar impianmu," Juli menyemangatinya.

"Memangnya mereka mau menerima aku yang sudah berumur 30 tahun ini? Jurusan kuliahku juga pendidikan Kimia. Tidak liniear sama sekali. Aku juga sudah banyak lupa skill-skill akuntansi yang pernah ku pelajari dulu."

"Tergantung tekadmu saja itu. Kalau mau sambil kuliah lagi S1 akuntansi. Universitas swasta juga tidak apa-apa. Yang penting skillnya. Trus, portofoliomu saja buat lebih meyakinkan. Misalnya, ikut kursus-kursus akuntansi, magang di tempat yang sesuai atau minta rekomendasi dari dosen. Banyak hal yang bisa kau lakukan untuk mencapainya."

"Tapi, ada satu lagi, dok," ucap Saloma ragu.

"Apa itu?"

Lihat selengkapnya