Sangkara Dahana: Siasat Senyap Dua Mahkota

Oleh: Imaduddin Badrawi

Blurb

Sanjaya, pangerandari Kerajaan Galuh, terpaksa melarikan diri menembus kegelapan malam setelah kudeta berdarah yang dilancarkan oleh pamannya sendiri, Purbasora, yang bersekutu dengan Indraprahasta. Diselamatkan oleh sang ibu dan panglima setia, Sanjaya kecil dilarikan hingga mendapat perlindungan di Kerajaan Sunda di bawah asuhan Prabu Tarusbawa yang bijaksana.

Di Pakuan, Sanjaya menempa diri di bawah pengawasan ketat hingga tumbuh menjadi seorang imperator jenius yang tenang dan analitis. Alih-alih mengobarkan dendam yang ceroboh, ia memilih jalan senyap dengan membentuk Sangkara Dahana—sebuah jaringan spionase dan pasukan elite rahasia yang bergerak tak terlihat demi mempersiapkan restorasi keadilan.

Ketika waktunya tiba, Sanjaya melancarkan siasat politik yang dingin dan taktik militer yang terukur. Melalui pergerakan taktis pasukan rahasianya, ia berhasil memutus urat nadi komunikasi musuh, menggulingkan rezim kejam Purbasora di Galuh, hingga membumihanguskan Kerajaan Indraprahasta dalam perang pembalasan yang brutal demi memusnahkan benih pengkhianatan.

Di akhir perjuangan yang penuh pengorbanan ini, Sanjaya dinobatkan sebagai penguasa tunggal yang menyatukan mahkota Sunda dan Galuh. Kisah ini menegaskan bahwa kemenangan sejati diraih lewat kecerdasan strategi, ketabahan, dan kesetiaan dalam merestorasi harga diri.

Lihat selengkapnya