Sangkara Dahana: Siasat Senyap Dua Mahkota

Imaduddin Badrawi
Chapter #7

Menjelajahi Rimba Kegelapan

Langkah-langkah kecil Sanjaya tak sebanding dengan luasnya hutan rimba. Duri-duri menggores kakinya yang telanjang, ranting-ranting mencambuk wajahnya, dan akar-akar menjerat setiap langkah.

Ketakutan yang mencekam di balik api istana kini bertransformasi menjadi teror di tengah kegelapan hutan.

Suara-suara malam, derik serangga, auman binatang buas, semuanya terdengar seperti langkah kaki para pengejar.

Ia tak tahu harus pergi ke mana, hanya berlari, mengikuti naluri bertahan hidup yang paling mendasar.

Tak lama kemudian, sebuah bayangan kokoh menyusulnya. Ibunya Sannaha, Ki Raksasagara dan pasukan elit Galuh berhasil menemukannya.

Bahu Ki Raksasagara berdarah, namun langkahnya tak goyah. Ia memanggul Sanjaya kecil, berlari semakin cepat, menembus belukar. Sanjaya merasakan kehangatan dan kekuatan dalam pelukan sang panglima, sedikit meredakan terornya.

"Kita akan baik-baik saja, Pangeran," bisik Raksasagara, suaranya mencoba tegar meskipun napasnya tersengal. "Kita akan aman."

Lihat selengkapnya